Oleh: Sutanto AMKI | Juli 22, 2008

PUSKESMAS BERBAH BENTUK KADER KESPRO REMAJA

Dalam rangka tindak lanjut dari pelatihan Kesehatan Reproduksi Remaja yang telah dilaksanakan oleh Din Kes Kab. Sleman beberapa waktu yang lalu, maka pada tanggal 26 Juni 2008 Puskesmas Berbah mengadakan pelatihan Kespro Remaja bagi sekolah setingkat SLTA.

Kegiatan tersebut juga sebagai implementasi terhadap program Puskesmas Ramah Remaja ( PRR ) yang diluncurkan Dinkes Sleman. Peserta sasaran pelatihan merupakan siswa-siswi terpilih yang mewakili 4 SLTA di wilayah Kecamatan Berbah. Setiap sekolah mengirimkan 10 siswa yang selanjutnya dijadikan kader Kespro disekolah masing-masing. Dengan adanya kader Kespro yang dalam hal ini di sebut sebagai ” KADER SEBAYA ”  diharapkan dapat membantu problematika kesehatan reproduksi dan tumbuh kembang remaja bagi teman-teman sekolahnya.

Seperti kita ketahui bahwa masa remaja seusia anak sekolah SLTA merupakan masa remaja memasuki fase akhir, dimana pertumbuhan fisik, phsikis dan tanda seksual primer dan sekundernya telah mencapai puncaknya. Pada masa-masa inilah apabila tidak mendapatkan edukasi serta bimbingan yang benar dalam hal tumbuh kembang dan kesehatan reproduksi dikhawatirkan dapat terjerumus ke dalam penyimpangan perilaku terutama perilaku seksual.

Sikap dan perilaku remaja pada era keterbukaan sekarang ini yang serba mudah mengakses segala informasi terutama lewat media elektronik, merupakan salah satu kontribusi yang nyata dalam terjadinya kasus-kasus pelanggaran perilaku seks. Informasi yang di akses oleh remaja kemungkinan besar diterima begitu saja tanpa filter yang baik, akan mendorong munculnya perilaku di atas.

Bagi kalangan dewasa yang sudah berkeluarga mungkin informasi yang berupa adegan seks misalnya, dalam salah satu aspeknya dapat sebagai informasi yang bersifat edukasi, tetapi bagi remaja dapat merupakan faktor pemicu tindak kejahatan seksual atau terjadinya pre-marital intercourse ( hubungan seks pranikah ) dengan pacarnya yang menimbulkan problem lanjutan misalnya KTD ( Kehamilan Tidak Diinginkan ), dan bisa diikuti oleh tindakan aborsi ilegal  karena belum mampu bertanggung jawab.

Selain masalah di atas, remaja pada umumnya agak tertutup terhadap orang tua atau gurunya apabila mempunyai sesuatu masalah, terutama masalah kesehatan reproduksi yang bersifat sangat pribadi. Perasaan malu atau mitos tabu menjadikan masalah kespro kurang tertangani dengan baik. Sehingga banyak kalangan remaja hanya mencari solusi lewat jalannya sendiri, atau diungkapkan dengan teman sebayanya. Dengan pengetahuan yang dapat dikatakan kurang karena bukan ahlinya, maka tindakan yang diambil bisa keliru atau bahkan menyesatkan.

Untuk menanggulangi kemungkinan tindakan keliru tersebut maka pembekalan kepada calon kader sebaya kespro tersebut diberikan materi secara gamblang dan lengkap, tentang tumbuh kembang remaja dan kespro remaja. Dengan pembekalan materi yang cukup diharapkan kader sebaya mampu memberikan penyuluhan yang benar tentang kespro kepada siswa yang lain disekolahnya dan mampu memberikan jalan keluar apabila ada teman sebayanya yang mempunyai masalah terhadap kesehatan reproduksinya.

Dengan adanya kegiatan pembentukan kader sebaya kespro di sekolah setingkat SLTA diharapkan dapat mengurangi risiko tindakan keliru yang mungkin dilakukan oleh remaja sebayanya. Selain itu dapat memberikan tambahan pengetahuan dan mengikis perasaan tertutup atau malu bila mempunyai problem kespro, sehingga dapat diambil solusinya yang tepat dan Puskesmas sebagai institusi pembina dan rujukannya.

Adapun susunan kepengurusan dari SMK Yapemda Ketua Aprilia Mustika, sekretaris Rineptiatun, SMA Institut Indonesia Ketua Berry Gunawan,Sekretaris RosariaInggrid dan SMA Nasional Ketua Setiana, Sekretaris Yunita Dewi R.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: